Selamat Tinggal Masa Lalu (yang kelam)
Mengapa harus terus mengungkit masa lalu yang kelam
Sedangkan tiada berfaedah untuk menengok gelapnya masa lalu itu
Hai, kau sosok gelap masa lalu pergilah dari anganku
Ku takkan pernah mau mengintai kegelapanmu
Dan kau pun tak punya daya untuk coba membayangiku
Tentang cita-cita mulia disaat-saat masa kanak-kanak
Tentang bersihnya diri lagi suci di waktu kecil dari lumpuran dosa
Tentang harapan orang tua yang teramat besar
Tentang keriangan-keriangan masa kecil yang pernah ada
*
Waktu telah berputar cukup lama
Dan akan terus berputar menemani catatan kehidupan
Biarlah ku pasrahkan pada-Nya tentang perjalanan ku ini
Sungguh sedikit pun ku mencoba tak peduli apa yang terjadi esok
Esok yang belum pasti terjadi, penuh dengan misteri
Baiknya ku kerahkan saja seluruh daya & upaya untuk hari ini
Dan begitulah seterusnya..
Meluapkan potensi diri saat ini juga, tak peduli bagaimana esok
Sehingga dengan begitu, pikiran & perasaan ini tak selalu mencemaskan masa depan
Perubahan ke arah yang lebih baik akan mensirnakan masa kelam itu
Tak ada cara lain selain berubah perlahan untuk merubah catatan hidup menjadi lebih baik
*
Terkadang kita menganggap jatah umur kita masih sangatlah panjang
Tanapa kita tersadar jika sebenarnya malaikat maut telah mengancam
Jika terus menerus hanya menyibukkan diri tentang masa lalu yang kelam, dan masa depan yang belum pasti datangnya
Maka habislah waktu kita terbuang percuma hanya untuk demikian
Lakukan yang terbaik pada setiap jatah waktu yang di berikan
Lalu pasrahkan semuanya hanya pada-Nya
Insya Allah titik cerah akan selalu menyinari di setiap langkah kehidupan.
Aamiin
Citayam, 17 Januari 2012
Pukul 02:13 waktu dini hari waktu depok dan sekitarnya
sumber gambar :
- http://www.islamcan.com/wallpapers/pictures/greenfields.jpg
masa lalu yang kelam memang harus dibuang jauh-jauh……
saya jg sangat setuju.., terima kasih atas komentar penegasnya.