Dendam (Negatif) yang Melahirkan Sebuah Kekalahan
Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai bangsa lain walau seburuk apapun keburukan yang pernah dilakukan negara tersebut. Justru akan menjadi sangat rendah rasanya kita ketika kita justru menghina, melakukan provokasi, melecehkan bangsa tersebut, padahal mungkin boleh jadi mereka-mereka yang dihina itu tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan keburukan yang dibuat oleh (oknum) bangsa tersebut. Benar-benar saya merasakan kegemuruhan suasana stadion utama Gelora Bung Karno, saat timnas U-23 Indonesia melawan timnas U-23 malaysia dalam acara Seagames ke-26 pada tanggal 17 nov 2011 kemarin. Antusiasme pendukung dari semua lapisan masyarakat yang begitu kental terasa, membaur bersatu padu hanya untuk memberikan dukungan penuh terhadap timnas U-23 Indonesia.
Dapat dikatakan pertandingan pada malam itu merupakan pertandingan historikal karena merupakan pertandingan akan menjadi pertandingan bersejarah yang sangat di tunggu-tunggu oleh sebagian besar pendukung timnas Indonesia. Pertandingan antar kedua negara tetangga, yang selalu akan bertemu pada saat event-event penting dalam sebuah kompetisi antar negara, khususnya dalam cakupan wilayah Asia Tenggara. Ketika sesaat kick-off pertandingan akan dimulai, satu persatu bangku-bangku di seluruh penjuru stadion mulai terisi. Warna merah seolah membanjiri tempat duduk stadion. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilantunkan semakin menambah suasana semangat menggelora untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan. Dan ketika bunyi peluit dinyaringkan tanda dimulainya pertandingan, gelora semangat itu semakin menjadi-jadi, stadion GBK riuh hiruk pikuk begitu ramai dan tak henti-hentinya Lanjut membaca