Menjamurnya Koperasi di Lembaga-lembaga Sekolah

Koperasi dapat dikatakan sebagai salah satu wahana dalam upaya membantu aktivitas perekonomian segenap rakyat dengan tetap berlandaskan asas gotong royong dalam berkehidupan bermasyarakat. Kegatan atas dasar saling menguntungkan dalam tubuh koperasi, menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat terhadap tata kelola akan sistem perkoperasian yang disuguhkannya. Kini dapat kita lihat banyak sekali upaya pengembangan jangkauan koperasi yang sudah merambat merapat hampir disetiap lembaga, apakah itu lembaga perkantoran, lembaga pendidikan, atau mungkin lembaga pedesaan sekalipun, yang mungkin didalamnya juga mengelola perkoperasian dalam rangka menumbuhkan kepedulian khususnya dalam hal ekonomi antar sesama anggotanya.

Dalam kaitannya dengan lembaga pendidikan, sekolah misalnya. Koperasi seolah seperti jamur yang akan selalu menemani lembaga sekolah tersebut. Tidak jarang kita menemukan siswa-siswi suatu lembaga sekolah dengan begitu aktifnya terlibat dalam proses melestarikan koperasi sekolahnya. Pada dasarnya koperasi yang dibentuk  beriringan dengan proses belajar mengajar di sekolah ialah sangat membantu siswa bukan hanya dalam hal mempermudah siswa/i dalam memperoleh barang untuk menunjang proses belajarnya, tetapi juga sekaligus menerapkan asas kepedulian (gotong royong ) antar sesama anggota koperasi sekolah, agar kemudian kelak mereka dengan sendirinya akan menjadi pelaku koperasi yang terampil dalam bertingkah laku sebagai pelaku ekonomi yang dapat memanfaatkan dengan semaksimal mungkin sarana maupun prasarana koperasi yang dimilikinya.

Bila kita tinjau lebih mendalam, sebenarnya seperti apa pengertian, tujuan ataupun perangkat organisasi dari sebuah koperasi sekolah yang biasa kita temui dalam lembaga-lembaga sekolah…? Koperasi sekolah adalah koperasi yang didirikan di lingkungan sekolah Anggota-anggotanya terdiri atas siswa sekolah. Koperasi sekolah dapat didirikan pada berbagai tingkatan sesuai jenjang pendidikan. Sebagai contoh, koperasi sekolah dasar, koperasi sekolah menengah pertama, dan seterusnya. Koperasi tidak berbadan hukum. Pengurus dan pengelola koperasi sekolah dilakukan oleh para siswa di bawah bimbingan kepala sekolah dan guru-guru. Tanggung jawab ke luar koperasi sekolah dilakukan oleh kepala sekolah.

Pembinaan terhadap koperasi sekolah dilaksanakan bersama antara Kantor Menteri Negara Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Departemen Pendidikan Nasional. Koperasi sekolah tidak berbadan hukum seperti koperasi-koperasi lainnya karena siswa belum mampu melakukan tindakan hukum. Koperasi sekolah diharapkan menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar melakukan usaha, mengembangkan kemampuan berorganisasi, mendorong untuk berinovasi, dan sebagainya.

Tujuan dari Koperasi Sekolah
Pembentukan koperasi sekolah dilaksanakan dalam rangka menunjang pendidikan siswa dan latihan berkoperasi. Dengan demikian, tujuan pembentukannya tidak terlepas dari tujuan pendidikan dan program pemerintah dalam menanamkan kesadaran berkoperasi sejak dini.

Perangkat Organisasi Koperasi Sekolah
• Rapat anggota koperasi sekolah.
• Pengurus koperasi sekolah.
• Pengawas koperasi sekolah.

Dari serangkaian penjabaran akan koperasi sekolah di atas, dapat kita cermati bahwa betapa kesadaran akan pentingnya koperasi memang harus ditumbuhkan sejak dini, karena memang tujuan dari dihadirkannya koperasi ke sekolah-sekolah selain sebagai bagian dari program pemerintah adalah sebagai bahan pendidikan bagi para siswa/i yang berlatih bagaimana tampil sebagai pelaku koperasi sekaligus mengetahui manajemen/tata kelola koperasi tersebut untuk menciptakan generasi-generasi handal nan berkompeten yang dapat melestarikan sistem perkoperasian di kemudian hari kelak.

oleh: Septian Prima Rusbariandi

Categories: ekonomi - (koperasi) | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: