Mengoptimalkan Tujuan Penerapan Sistem kompensasi

Cukup diperhitungkan dalam manajemen personalia ialah menentukan kompensasi bagi para karyawannya. Kompensasi menjadi daya tarik tersendiri bagi karyawan untuk terus mengerahkan segala  daya upaya yang dimilikinya untuk mendapatkan pencapaian maksimum dari karyawan terhadap organisasi atau perusahaan yang ditungganginya. Namun,sebelum lebih jauh menuju kepada pembahasan, sebenarnya apa arti dari kompensasi itu? Kompensasi bagi seorang tenaga kerja/ karyawan merupakan suatu bentuk imbalan yang diberikan kepada karyawan sebagai hasil yang timbul dari pekerjaan yang dilakukannya.

Asas keadilan menjadi penting dalam hal mendistribusikan kompensasi yang akan diberikan, pastinya para pribadi karyawan merasa terangkat motivasi kerjanya jika telah merasakan keadilan dalam proses pemberian imbalan tersebut (adanya keseimbangan antara  input yang diberikan karyawan terhadap perusahaan dan output atau besarnya imbalan yang diberikan perusahaan kepada karyawan).  Harus diakui bahwa kompensasi karyawan merupakan salah satu cara organisasi dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjadi alat untuk menjalin hubungan erat karyawan agar tetap bersama sebagai satu kesatuan terhadap organisasinya. Walaupun sebenarnya tidaklah mutlak kompensasi dikatakan dapat mempengaruhi prestasi seorang karyawan. Bisa saja kompensasi  yang tidak tersalurkan secara efektif menjadi hamabatan tersendiri bagi pencanangan tujuan kompensasi sebelumnya. Adapun tujuan diadakannya kompensasi karyawan dari suatu perusahaan menurut Ahmad S. Ruky (1999) adalah :

* Mampu “menarik” tenaga kerja yang berkualitas baik dan “mempertahankan” mereka (agar tidak pindah ke perusahaan lain).

* Memotivasi tenaga kerja yang baik itu untuk berprestasi tinggi.

* Mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

* Membantu mengendalikan biaya imbalan tenaga kerja (labor cost).

Pertanyaan yang kemudian muncul ialah bagaimana sekiranya manajer perusahaan atau kepala organisasi terkait dapat mengoptimalkan tujuan tersebut agar lebih mengena pada sasarannya (baca: karyawan)? Mungkin banyak cara yang dapat dilakukan agar tujuan yang telah ditetapkan sekiranya bisa tertuju pada sasarannya, salah satunya ialah bagaimana menerapkan mind set sistem kompensasi, biasanya pemberian kompensasi oleh suatu organisasi yang dilandasi mind set yang baik (optimal) ialah berpegang atas prinsip dasar yang memenuhi lima komponen, yaitu :

* Adil (fair/equitable), penetapan tingkat/besarnya upah memang harus dianggap “adil” yang dalam istilah buku disebut “internal equity” atau “equitable”.

* Atraktif dan Komperatif, tingkat upah/gaji/imbalan yang ditawarkan harus menarik dan kompetitif dibandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis. Untuk menjamin bahwa hal itu dapat tercapai, perusahaan harus secara rutin melakukan benchmarking (perbandingan) melalui survei pada sektor industri yang sama atau lebih luas lagi

* Tepat, mudah dan mutakhir, kebijakan dan sistem imbalan yang digunakan harus tepat/cocok untuk perusahaan tersebut ditinjau dari berbagai aspek.

* Mematuhi ketentuan undang-undang dan peraturan pemerintah, semua kebijakan.

* Cukup/layak, tingkat imbalan/upah/gaji relatif harus cukup dan layak bagi penerimanya sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Dengan adanya mind set sistem kompensasi tersebut, dapat diyakini akan menambah tingkat efektifitas daripada tujuan diterapkannya sistem kompensasi oleh suatu perusahaan. Sangatlah rasional jika seorang karyawan akan semakin termotivasi kerjanya, jika kompensasi yang diberikan perusahaan semakin baik / menarik . Fokus mereka pun akan tertitik untuk bagaimana menjaga kepercayaan yang diberikan perusahaan terhadapnya  dengan mempersembahkan layanan yang terbaik kepada organisasinya, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Oleh : Septian Prima Rusbariandi

Referensi :   I Wayan K Giri, S.Sos, M.Si (Dosen Politeknik Pos Indonesia)

Categories: ekonomi - (manajemen SDM ) | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: