Wawancara : Matangkan Persiapan, Optimis Tinggi!!

Dalam hal melamar kerja, salah satu tahapan recruitment yang cukup menarik perhatian para pelamarnya ialah proses wawancara. Tahapan yang mesti ditempuh para jobseeker sebagai tahapan final untuk menentukan lolos atau tidaknya pelamar kerja tersebut terhadap suatu perusahaan yang dilamarnya. Wawancara biasa dilakukan bagian manajemen personalia suatu perusahaan untuk memilih satu atau beberapa orang diantaranya, yang paling memenuhi persyaratan atau kriteria yang telah ditetapkan untuk mengisi lowongan pekerjaan/jabatan tertentu.

Tahapan wawancara ini dirasa sangat penting untuk secara lebih mendetail mengetahui kualitas terbaik yang dimiliki para kandidat, sebab memang tak semua kemampuan seorang pelamar dapat ditentukan dengan proses seleksi/test tertulis, seperti misalnya dalam hal menentukan bakat/kemampuan khusus kandidat, penyesuaian diri, lingkungan pribadinya, atau bahkan motivasi yang memang tak mungkin dinilai dari test tertulis melainkan harus digali secara lebih mendalam dari pribadi seorang kandidat.

Tak jarang wawancara menjadi momok menakutkan tersendiri bagi para pelamar kerja, karena banyak dari mereka yang sudah mengeluarkan jerih payah kemampuan terbaiknyanya dalam tes tertulis dan dinyatakan lulus ke tahap berikutnya, namun apa boleh dikata harus kandas dalam proses wawancara, dalam artian, hanya karena proses wawancara yang tidak lebih dari 2 jam, kandidat yang tidak sesuai kriteria, harus rela tidak dapat mengisi lowongan disediakan perusahaan yang dilamarnya.

Bagaimana halnya dengan pelamar yang tembus prosesi wawancara? Oh.. betapa senangnya diaa… :-)  , hasil kerja keras detik demi detik mempersiapkan proses seleksi (recruitment), tertebus dengan diterimanya ia di perusahaan yang diidamkannya. Namun berhasilnya mereka bukan tanpa alasan, pasti ada kunci tertentu sehingga ia bias lolos masuk diterima dalam perusahaan yang dilamarnya, dan berikut ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan si pelamar dalam melakukan proses wawancara :
1. Persiapan Sebelum Wawancara

  • Cari informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan yang dilamar.
  • Persiapkan berkas-berkas lamaran dalam map yang rapi.
  • Perhitungkan lama perjalanan menuju tempat wawancara. Jangan terlambat!
  • Jangan membawa atau mengajak orang lain yang tak diundang dalam wawancara.
  • Matikan handpone, pager, atau peralatan lain yang dapat mengganggu wawancara.

2. Saat Wawancara

Penampilan :

  • Berpakaian yang pantas dan sopan.
  • Jangan berlebihan: jangan memakai jas dengan warna mencolok, baju yang terlalu sempit/longgar, terlalu mini atau panjang.
  • Sisirlah rambut dengan rapi.
  • Segarkan napas.
  • Hilangkan bau badan.
  • Untuk pekerjaan kreatif : jagalah pakaian tetap rapi dan bersih.

Pembukaan

  • Jabat tangan si penerima tamu dengan erat, tatap matanya.
  • Bila belum jelas, tanyakan siapa yang akan mewawancarai.
  • Jabat tangan si pewawancara, tatap matanya, ucapkan salam, dan duduklah dengan rileks tetapi sopan.

Mulai Wawancara

  • Jawab pertanyaan dengan tegas dan jelas.
  • Selalu detail dengan tanggal, bulan, tahun dan tempat.
  • Jangan berbohong, kecuali dengan mempertanggungjawabkannya (kasus yang jarang)
  • Dengarkan secara aktif: dengarkan dengan seluruh diri.
  • Bertanyalah mengenai pekerjaan yang ditawarkan, mengenai tugas sehari-hari, kepada siapa harus melapor, berapa banyak anggota timnya, hubungan dengan departemen lain. Tanyakan mengenai struktur organisasi.
  • Jangan bertanya hal-hal seperti: Apakah harus lembur? Berapa gaji lembur? Berapa hari lembur atau cuti yang diberikan.

Akhir Wawancara

  • Ucapkan terimakasih atas waktu yang diberikan.
  • Tanyakan kapan akan mendapatkan jawaban (hasilnya).
  • Berikan nomor telepon atau alamat yang mudah dituju bila memungkinkan.

Dengan persiapan persiapan tersebut diatas, sekiranya dapat menumbuhkan kepercayaan diri seorang pelamar dalam menapaki prosesi wawancara. Keyakinan penuh optimistis akan persiapan yang matang, dengan tetap menjaga kecerdasan spiritual, bukan tidak mungkin akan menjadikan rintangan yang menunggu dalam sebuah wawancara dapat teratasi dengan mudah.
Oleh : Septian Prima Rusbariandi
Referensi: cara cerdas cari uang (Dony, S-wardhana)

Categories: ekonomi - (manajemen SDM ) | Tags: | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Wawancara : Matangkan Persiapan, Optimis Tinggi!!

  1. penuai

    inspirasi yang sangat bagus brooo…
    Nice info..thanx

  2. sama2.. thanx sudh mnyempatkan waktu untuk mngunjungi blog ini🙂

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: