Rasa emosi yang tak lagi bisa tertahankan

Manusia dengan kemampuan indra yang dimilikinya mampu mengeluarkan segala macam bentuk ekspresi terhadap apa yang terlintas dalam perasaan maupun pikirannya. Dari setiap perasaan yang melintas, tidak semua orang mampu mengendalikan perasaan tersebut, terkhusus pada perasaan yang cendrung pada sifat negatif. Sebagian orang yang tak mampu mengontrol perasaannya umumnya akan justru berdampak pada perkara-perkara yang tak diinginkan sebelumnya, bahkan ada yang berakibat sangat fatal. Misalkan saja, rasa emosi (marah) seseorang yang sudah tak lagi terkontrol, demi menghilangkan rasa emosi yang ada dalam dirinya, mereka mencoba melakukan apapun yang menurut pikiran dangkalnya mampu meredakan kemarahannya itu, padahal ketika kemarahan itu semakin tidak terkontrol, maka sebenarnya mereka harus sudah siap dengan dampak negatif yang akan diterimanya. Terlepas dari itu, sebenarnya kita pun masih sangat mampu untuk menahan dari apa yang menjadi bahan penyulut emosi kita, sejatinya kita dapat mengubah luapan emosi negatif yang ada menjadi luapan emosi positif, dalam artian emosi yang ada kita alihkan menjadi sesuatu yang mungkin lebih berguna, apakah itu untuk memacu semangat kerja, memacu pekerjaan yang belum terselesaikan, dsb. Jadi tidak ada alasan bagi kita sebagai manusia dewasa untuk bertindak tanpa arah yang jelas, tetapi alangkah baiknya jika kita mau berfikir sejenak sebelum berbuat.

Iklan
Categories: catatan tentang opini pribadi | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: