Taktik Praktis Untuk TIMNAS Indonesia

Taktik Praktis Untuk TIMNAS Indonesia

Peringkat Indonesia di FIFA Naik Tiga Tingkat
Dalam perjalanannyadi ajang piala AFF 2010 Timnas Merah Putih telah berhasil menundukkan lawan-lawannya alias selalu meraih poin di setiap pertandingan dengan tak pernah dan jua tak pernah seri. Ini merupakan kabar gembira bagi (sebagian) masyarakat Indonesia, karena dalam hal ini sepak bola tidak hanya berbicara 11 pemain yang berada di lapangan dengan 1 pelatih, tetapi lebih kepada bagimana suatu skuad mampu mengharumkan nama negaranya di mata dunia. Ya.. begitulah sepak bola, mungkin akan menjadi lain ceritanya jika sepak bola tak lagi dikatakan mewakili nama negaranya, pastinya tak akan ada yang mendukung. Terlebih semua tim sepak bola yang membela negaranya, di kostum para pemainnya pasti tertera bendera kebanggaan negaranya. Disinilah letak spirit patriotisme itu muncul, kemenangan suatu tim yang mewakili negaranya akan mendongkrak keharuman nama negara tersebut, begitupun sebaliknya kekalahan akan menjadi momok yang sangat dikhawatirkan bagi para pendukungnya karena akan membuat malu nama besar negaranya.

Kembali ke topik kita mengenai kiprah Timnas Indonesia, jika saya boleh memberikan opini tentang taktik yang biasa yang digunakan skuad Timnas, pertama kita melihat bahwa sisa-sisa taktik lama yang masih jua digunakan, seperti misalnya umpan-umpan lambung yang tidak terarah sehingga justru akan menghabis-habiskan waktu dan dari segi permainan jadi kurang terlihat atraktif dan kreatif. Sah-sah saja sebetulnya melakukan umpan-umpan lambung ke depan, namun harus kita perhatikan bahwa adalah alangkah lebih baiknya jika sekiranya Timnas lebih mengutamakan umpan-umpan pendek terukur yang perlahan tapi pasti dapat menusuk lini pertahanan lawan. Sebab jika kita mau belajar dari juara-juara dunia sepak bola, seperti negara brazil dan juara yang terakhir kita lihat yaitu spanyol, mereka sangat lihai dalam melakukan umpan-umpan pendek terukur dan hal ini pun jelas lebih disukai orang-orang yang menontonnya.

Hal kedua yang menjadi perhatian saya ialah kurang memaksimalkan kecepatan para pemain Timnas, sebab harus kita pahami bahwa kecepatan (kaki) menjadi senjata ampuh bagi para pemainnya, seperti kecepatan lari, kecepatan merebut bola maupun kecepatan umpan-umpan pendek. Padahal secara sekilas saya melihat Timnas kita sebenarnya mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan kecepatannya dalam lapangan hijau, coba kita tengok saja bagaimana Timnas Korea bermain, atau mungkin skuad Timnas Jerman, mereka begitu jelas kita perhatikan menjadikan kecepatan sebagai andalan dalam bermain bola  yang akan memberikan suatu kesulitan bagi tim lawan.
Demikianlah, sekiranya apa yang menjadi opini saya terhadap bagaimana seharusnya Timnas bermain, dua poin diatas, yaitu umpan-umpan pendek terukur dan kecepatan jika memang benar-benar diimplementasikan dengan teknik yang baik bukan tidak mungkin Timnas kita mampu menyerupai negara-negara lain yang kiprah sepak bolanya telah melesat maju memberikan suatu pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggermarnya.

*ianrusbariandi

sumber gambar : http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/bendera-merah-putih.jpg

Categories: catatan tentang opini pribadi | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: