Alangkah Tertipunya Kita

Bismillahirrahmaanirrahiim

Tidak jarang kita temukan dalam kehidupaan ini pandangan fatamorgana yang menipu. Kita katakan demikian, karena memang dari luar nampak pemandangan yang kita temukan  itu begitu indah, tanpa kita mengetahui bentuk/sifat asli yang sebenarnya.

Hingga akhirnya hati kita seolah terbakar, hanya karena tipuan pandangan yang tidak kita duga sebelumnya. Hingga akhirnya kita merasa rapuh, karena hati tak kuat lagi menahan kobaran api yang menyelimuti seluruh hati suci ini.

Jika kita tahu bahwa pada akhirnya pandangan yang menipu itu sangat berbahaya bagi hati kita. Maka mengapa mulai saat ini kita tidak mencoba teliti lebih mendalam, menganalisis terlebih dahulu secara rinci agar kemudian pandangan yang sesaat itu tidak serta merta kita jadikan satu-satunya patokan untuk menilai sebuah keindahan, ya kawan ku.. keindahan..

Bertahan pada posisi yang benar alangkah lebih mulia rasanya, ketimbang kita terbudaki oleh rayuan penuh kemunafikan yang mungkin saja telah siap untuk menghantarkan kita pada jurang kehancuran. Mari kawan, jangan sampai kita tertipu, jangan sampai kelak di kemudian hari kita baru menyesal sedangkan saat ini kita telah tersadar. Wallahu a’lam.

citayam, 16 mei 2012

Categories: catatan tentang 'perasaan ' | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: