islam

tulisan yang berhubungan dengan dunia islam

Indahnya Kesejukkan Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan sebagai salah satu bulan yang dimuliakan diantara bulan-bulan lainnya. Ramadhan sebagai bulan suci dimana ramai orang mencoba meningkatkan kualitas spiritualnya, yang mungkin telah mengendur di bulan-bulan sebelumnya, kini dengan hadirnya bulan suci ini nilai spiritual itu coba diperkokoh kembali.

Ketika bulan ini mempunyai keunikan tersendiri, membuat sebuah rutinitas yang tadinya membosankan, dengan adanya bulan suci ini, rutinitas tersebut berubah, dan lebih diarahkan kepada pembekalan-pembekalan ruhaniah. Ibadah yang dilakukan di bulan ini pahalanya dilipatgandakan, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi setiap insan masyarakat muslim seantero dunia yang merasakan  keberkahan bulan ini.

Perlahan namun pasti, suasana kesejukkan bulan suci Ramadhan ini mulai terasa di hati, semua seolah mendadak mengalami perubahan, semua umat muslim mencoba untuk menjadi lebih baik, untuk menuju sebuah kemenangan. Dikarenakan saking sejuknya keberkahan bulan Ramadhan ini, pasti tidak sedikit umat muslim di Dunia ini yang hati kecilnya berkata: “Andai saja bulan suci Ramadhan ini tidak hanya ada sekali dalam setahun. Oh bulan suci yang sangat ku rindukan, kedatanganmu terasa sangat menyejukkan hatiku yang telah sekian lama merasa kering kerontang, akhirnya kini bisa tersirami kembali oleh cahaya – cahaya keberkahan yang teramat melimpah di bulan suci ini.” Alhamdulillah. Allohumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, Waala ‘ali sayyidina Muhammad.

Citayam, 22 Ramadhan 1433H

Categories: islam | Tag: | Tinggalkan komentar

Baik Sangka Akan Kelembutan dan Kasih Sayang-Nya

Baik Sangka Akan Kelembutan dan Kasih Sayang-Nya

Berawal dari message kiriman ibu Mirah Mustika yang saya baca dari group bbm, saya temukan kalimat-kalimat indah sebagai motivasi kehidupan bagi kita umat manusia yang diungkapkan dengan gaya bahasa “computer”. Berikut ini saya posting kembali melalui blog kalimat-kalimat indah itu.

 

“Saat menciptakanmu, Allah SWT tidak pernah COPY-PASTE … Dia buat SETTINGS hidupmu indah …, Dia pilih MINIMIZE kelemahan dan MAXIMIZE kelebihanmu …

Semua yang baik, Dia INSERT ke dalam hidupmu, DELETE semua kesalahanmu dan SAVE masa depanmu, Dia akan selalu membawamu NEXT tanpa BACK dalam masa lalu … Bahkan SKIP saat kecelakaan akan menimpamu …

Saat kau perlu, Dia menyediakan HELP untuk QUIT dari masalahmu … Dia selalu setia menunggu hatimu OPEN dan siap untuk Dia EDIT …

Dia tak akan mau EXIT dari hidupmu, sebab kamulah FILE berharga sebagai PRINT kasih-NYA … Dia CLOSE kesulitanmu dan memberikan OPTION bagi kehidupmu”

 

Semoga kita mampu untuk tetap berprasangka baik (Khusnuzon) 🙂

Aamiin

Malam – 1 Ramadhan 1433H ..

Salam .. (spr_23)


Categories: islam | Tag: | Tinggalkan komentar

Isa ‘alaihis salam Vs Iblis

Iblis pernah datang menemui Isa ‘alaihissalam.

Dengan pongah, si Iblis berkata, “Eh Isa! Bukankah engkau yakin, bahwa segala yang tidak ditakdirkan oleh Allah, tidak akan menimpamu?”

“Ya,” jawab Isa.

“Kalau begitu, coba engkau terjun dari atas gunung ini. Kalau Allah menakdirkan selamat, pasti engkau akan selamat.” Ujar si Iblis.

Dengan tenang, Isa menjawab, “Hai makhluk laknat! Sesungguhnya Allah itu berhak menguji para hamba-Nya, tapi seorang hamba, tidak punya hak untuk menguji Allah!” [Lihat kitab al-Adzkiyaa hal.11]

Sumber: Buku “Humor Salafi”

url : http://kisahislam.net/2011/06/07/isa-alaihis-salam-vs-iblis/

Categories: islam | Tag: | 3 Komentar

Hakikat Kesadaran

Hakikat Kesadaran

Kelak suatu saat nanti

Akan ada peristiwa dahsyat

Dimana semua manusia akan diadili

Tentang kehidupannya di dunia

Dan itu adalah sebuah kepastian

Dan pasti benar-benar akan terjadi

 

Belum sampai aku berada pada peristiwa itu

Diriku ini sudah merasa malu lagi takut

Ketika kelak diri ini berhadapan dengan Rabb ku

Ketika kelak semua catatan kehidupan akan dibagikan

Dan sungguh aku tak sanggup membaca catatan itu

Alangkah malunya diri ini dihadapan Rabb Yang Maha Suci

Ketika catatan itu penuh dengan dosa yang telah tertulis

Yang tak ada satupun perilaku kita yang tidak tercatat

Semua tercatat, tak ada yang terlewatkan walau sekejap mata

Dari hal yang paling terkecil atau yang tersekecil-kecilnya

Sampai hal yang besar, yang mungkin kita pun masih mengingatnya

 

Namun Alhamdulillah sampai saat ini kita masih punya kesempatan

Kesempatan yang terbuka lebar sahabatku

Untuk setidaknya menjadikan catatan itu terisi dengan amalan baik

Amalan yang kita sendiri yang akan merasakan manfaatnya kelak

Jika demikian alangkah pentingnya sebuah kesadaran hakiki

Agar kita senantiasa tersadar maksud sebenarnya dari kehidupan ini

Kehidupan yang merupakan salah wujud kasih sayang-Nya

Kepada para makhluk-makhluknya

yang akan hidup, sedang hidup atau telah hidup di dunia ini

Ya Allah, Wahai Rabb Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

berilah hamba ini pertolongan dan petunjuk-Mu

Agar selalu tersadar akan maksud sesungguhnya dari kehidupan ini

dan janganlah Engkau biarkan hamba terpelosok ke dalam kesesatan

serta bimbinglah hamba untuk selalu berada dalam naungan Rahmat-Mu

Aamiin

 

Citayam, 08 – juni – 2012

‘Pagi hari saat matahari mulai terbit dari ufuk timur’

 


 

Categories: islam | Tinggalkan komentar

Benarkah Dunia Ini Panggung Sandiwara ?

Benarkah Dunia Ini Panggung Sandiwara ?

Bismillahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah, di pagi hari sebelum matahari muncul dari timur, kembali ingin sedikit aku tuliskan tentang yang tersirat dalam pikiran ini.

Betapa sering sahabat ketika kita melewati cerita demi cerita kehidupan di kolong langit ini menemukan sesuatu hal tiada terduga sebelumnya. Apabila yang tiada terduga itu baik maka serentak di dalam hati ini kita akan merasa bahagia, namun ada kalanya yang tiada terduga itu buruk maka lantas kita pun akan merasa sedih.

Sejatinya jika kita pahami lebih mendalam, apa-apa yang terjadi pada diri kita ini adalah sepatutnya untuk kita serahkan kepada Allah Swt. semata, tentunya setelah kita berikhtiar dan berdoa semampu kita. Karena apa yang sejatinya bagi kita buruk, boleh jadi itu yang terbaik menurut Allah Swt, pun sebaliknya apa yang sejatinya menurut kita baik, boleh jadi itu adalah buruk menurut Allah Swt. Jikalau demikian masih layakkah kita bersedih. Seperti yang tertulis dalam Al-Quran : Baca lebih lanjut

Categories: catatan tentang opini pribadi, islam | Tag: , | 1 Komentar

Hati Yang Tenang

Hati Yang Tenang

    Bismillahirrahmaanirrahiim,
Ingin aku tuliskan, sesuatu yang terbenak dalam pikiran ini. Ketika diri ini sedang terduduk dalam sebuah ruangan berukuran +- 3 x 4 m, aku mendengar suara hentakan salam yang begitu lantang di iringi suara pintu depan rumah yang terbuka, aku memang tidak sempat melihatnya, tetapi aku kenal betul siapa pemilik suara salam itu. Ialah adikku yang ke-2, Sultan Shadiq namanya yang baru saja pulang sedari sekolah, sekolah Madrasah Ibtidaiah.

    Masih dalam posisiku yang semula, selang beberapa saat kemudian setelah itu, aku mendengar adikku Sultan kembali mengeluarkan suaranya. Kali ini ku dengar ia melantunkan sebuah syair, syair yang sebelumnya mungkin telah diajarkan di sekolahnya. Serentak aku pun tersenyum kecil sambil coba menghayati pesan apa yang bisa ku petik dari syair itu, dan beginilah bunyi syairnya:

Hidup senang bukan banyak uang..

Hidup senang hati yang tenang..

Hati yang tenang..

Hati yang tenang..

Hati yang tenang !

Imannya Menang..

    Bagaimana kita tidak tersentuh mendengar syair yang sederhana namun penuh makna itu, syair yang mungkin menjadi syair idaman bagi para masyarakat kelas bawah dengan quality iman yang begitu kuat. Memang jumlah uang yang mereka miliki tidaklah seberapa, tapi Baca lebih lanjut

Categories: islam | Tag: , | Tinggalkan komentar

Betapa Beruntungnya Kami

Pagi hari yang menyuarakan semangat salam

menelusuri manisnya perjuangan hidup

dibalut hangat oleh secercah cahaya matahari

mereka yang telah lebih dulu berkorban penuh keihlasan

menjadi contoh bagi kita sekalian

sebagaimana teladan kami Nabi Muhammad saw

dan betapa sungguh alangkah beruntungnya kami

dengan rahmat-Nya menjadi bagian dari umat Nabi Muhammad saw

Alhamdulillah, Allahumma sholli ‘alaa Sayyidina Muhammad,

wa ‘aalihi washohbihi wasallim.

citayam pagi itu,

30 -01-2012

Categories: catatan tentang 'perasaan ', islam | Tinggalkan komentar

Rahasia Cap Jari

Ketika Allah SWT menyatakan dalam Al-Qur’an bahawa amat mudah bagiNya untuk membangkitkan manusia selepas kematian, cap jari manusia secara khusus ditekankan:

Apakah manusia mengira bahawa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-temulangnya?. Bahkan, Sebenarnya Kami berkuasa untuk menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna. (Surah al-Qiyamah, 3-4)

Baca lebih lanjut

Categories: islam | Tag: | Tinggalkan komentar

Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki : “Sepuluh Keutamaan orang-orang yang berpuasa”

Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki atau yang akrab dipanggil Abuya ini adalah salah seorang ulama kenamaan dari Timur-Tengah, khususnya di Arab Saudi. Karisma besarnya tidak hanya berhenti di sana tapi sudah masuk ke Asia lebih-lebih di tanah air. Murid-muridnya bertebaran di perbagai penjuru nusantra meramaikan lalu-lintas dakwah dengan ilmu-ilmu yang berkualitas. Di Malang sendiri sederet ulama terkemuka lahir dari tangan dinginnya, di antaranya, Habib Shaleh Al Aydarus, Habib Muhammad bin Idrus Al Haddad, Ustadz Husain Abdullah Abdun, dan masih banyak lagi.

Di musim haji kediaman Abuya ramai dikunjungi oleh para jamaah haji guna bertamu dan mengalap barakah dari beliau. Tak jarang beliau memberi uang dan kitab-kitab sebagai oleh-oleh untuk mereka. Kedekatannya dengan ulama tanah air sendiri merupakan warisan ayahnya Sayyid Alwi bin Abbas Al Maliki yang pada masa hidupnya aktif mengajar para santri dari Indonesia. KH. Hasyim Asyari salah satunya.

Kecerdasan Abuya yang luar biasa menempatkan beliau sebagai ulama top yang banyak dirujuk oleh ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dari seluruh dunia. Tidak berlebihan kiranya bila beliau dinobatkan sebagai ulama sekaligus Imam Ahlus Sunnah wal Jama`ah abad 21 meski beliau menetap di negara berhaluan konservatif (Wahabi) .

Kedalaman ilmunya memang sudah tidak terbantahkan. Ilmu Hadits dan Sirah (sejarah) adalah dua ilmu yang sangat dikuasai olehnya. Dari tangannya lahir sejumlah karya brilian yang banyak diajarkan, dikutip oleh para dai, khatib dan diteliti oleh para ahli, mulai santri hingga mahasiswa. Karya-karya Abuya yng ditinggalkan sebagai warisan intelektual untuk umat sangat banyak, antara lain Mafâhîm Yajibu an Tushahhah, Abwâbul Faraj, Al Manhalul Latîf, Khasâisul Ummatil Muhammadiyah, Al Qawâid Al Asasiyyah fi Ulûmil Qur`ân, Wahuwa fil Ufuqil A`lâ, Târîkhul Hawâdits an Nabawiyyah, Syarhu Mandzûmatil Waraqât, Qul Hâdzihi Sabilî.

Abuya mendapat perhatian yang besar dari umat Islam karena kejeliannya menangkap beberapa keutamaan-keutamaan umat Nabi Muhamad dibanding umat-umat terdahulu. Usahanya menguak kemuliaan orang-orang yang berpuasa dari umat Muhammad terlihat nyata dalam pembahasan pada salah satu kitabnya yang terkenal, Khasâisul Ummatil Muhammadiyah. Beliau mencoba membuat ringkasan rapi tentang puasa bertitik tolak dari Al Quran dan As Sunnah.

Abuya menorehkan sepuluh keutamaan orang-orang yang berpuasa yang ada pada umat ini.

Pertama, Allah memberikan keistimewaan kepada umat yang berpuasa dengan menyediakan satu pintu khusus di surga yang dinamai Al Rayyan. Pintu surga Al Rayyan ini hanya disediakan bagi umat yang berpuasa. Kata Nabi dalam satu haditsnya, pintu Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang berpuasa, bukan untuk lainnya. Bila pintu tersebut sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa Ramadhan, maka tak ada lagi yang boleh masuk ke dalamnya. (HR. Ahmad dan Bukhari-Muslim)

Kedua, Allah telah mengfungsikan puasa umat Nabi Muhammad saw sebagai benteng yang kokoh dari siksa api neraka sekaligus tirai penghalang dari godaan hawa nafsu. Dalam hal ini Rasul bersabda, “Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi). Rasul menambahkan pula bahwa puasa yang berfungsi sebagai perisai itu layaknya perisai dalam kancah peperangan selama tidak dinodai oleh kedustaan dan pergunjingan. (HR. Ahmad, An Nasa`i, dan Ibnu Majah).

Ketiga, Allah memberikan keistimewaan kepada ahli puasa dengan menjadikan bau mulutnya itu lebih harum dari minyak misik. Sehingga Rasul bertutur demikian, “Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih semerbak di sisi Allah dari bau minyak misik.”

Keempat, Allah memberikan dua kebahagiaan bagi ahli puasa yaitu bahagia saat berbuka dan pada saat bertemu dengan Allah kelak. Orang yang berpuasa dalam santapan bukanya meluapkan rasa syukurnya dimana bersyukur termasuk salah satu ibadah dan dzikir. Syukur yang terungkap dalam kebahagiaan karena telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menyempurnakan puasa di hari tersebut sekaligus berbahagia atas janji pahala yang besar dari-Nya. “Orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan. Yaitu berbahagia kala berbuka dan kala bertemu Allah,” kata Rasul dalam hadits riwayat imam Muslim.

Kelima, puasa telah dijadikan oleh Allah sebagai medan untuk menempa kesehatan dan kesembuhan dari beragam penyakit. “Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Ibnu Sunni dan Abu Nu`aim).

Abuya menegaskan bahwa rahasia kesehatan di balik ibadah puasa adalah bahwa puasa menempah tubuh kita untuk melumatkan racun-racun yang mengendap dalam tubuh dan mengosongkan materi-materi kotor lainnya dari dalam tubuh.

Menurut kerangka berpikir Abuya, puasa ialah fasilitas kesehatan bagi seorang hamba guna meningkatkan kadar ketaqwaan yang merupakan tujuan utama puasa itu sendiri. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Qs. Al Baqarah: 183).

Keenam, keutamaan berikutnya yang Allah berikan kepada ahli puasa adalah dengan menjauhkan wajahnya dari siksa api neraka. Matanya tak akan sampai melihat pawai arak-arakan neraka dalam bentuk apapun juga. Rasul yang mulia berkata demikian, “Barangsiapa berpuasa satu hari demi di jalan Allah, dijauhkan wajahnya dari api neraka sebanyak (jarak) tujuh puluh musim.” (HR. Ahmad, Bukhari-Muslim, dan Nasa`i).

Ketujuh, dalam Al Quran Allah berfirman, “Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.” (Qs. At Taubah: 112).

Sebagian ulama ahli tafsir menerangkan bahwa orang –orang yang melawat (As Saihuun) pada ayat tersebut adalah orang yang berpuasa sebab mereka melakukan lawatan (kunjungan) ke Allah. Makna lawatan, tegas Abuya, di sini adalah bahwa puasa merupakan penyebab mereka (orang yang berpuasa) bisa sampai kepada Allah. Lawatan ke Allah ditandai dengan meninggalkan seluruh kebiasaan yang selama ini dilakoni (makan, minum, mendatangi istri di siang hari) serta menahan diri dari rasa lapar dan dahaga.

Sembari mengutip Al Quran pula, Abuya mencoba menganalisa surah Az Zumar ayat 10: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Kata Al Maliki, orang-orang yang bersabarlah maksudnya adalah orang yang berpuasa sebab puasa adalah nama lain dari sabar. Di saat berpuasalah, orang-orang yang bersabar (dalam beribadah puasa) memperoleh ganjaran dan pahala yang tak terhitung banyaknya dari Dzat Yang Maha Pemberi, Allah swt.

Kedelapan, di saat puasa inilah Allah memberi keistemewaan dengan menjadikan segala aktifitas orang yang berpuasa sebagai ibadah dan ketaatan kepada-Nya. Karenanya, orang yang berpuasa dan ia meninggalkan ucapan yang tidak berguna (diam) adalah ibadah serta tidurnya dengan tujuan agar kuat dalam melaksanakan ketaatan di jalan-Nya juga ibadah. Dalam satu hadits riwayat Ibnu Mundih dinyatakan, “Diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya merupakan ibadah, dan doanya akan dikabulkan, serta perbuatannya akan dilipatgandakan (pahalanya).”

Kesembilan, di antara cara yang Allah kenakan dalam memuliakan orang yang berpuasa, bahwa Allah menjadikan orang yang memberi makan berbuka puasa pahalanya sama persis dengan orang yang berpuasa itu sendiri meski dengan sepotong roti atau seteguk air. Dalam satu riwayat Nabi bertutur seseorang yang memberi makan orang yang puasa dari hasil yang halal, akan dimintakan ampunan oleh malaikat pada malam-malam Ramadhan…… meski hanya seteguk air. (Hr. Abu Ya`la).

Kesepuluh, orang yang berbuka puasa dengan berjamaah demi melihat keagungan puasa, maka para malaikat akan bershalawat (memintakan ampunan) baginya.

Sumber Habib Ali Akbar bin Aqil

Categories: islam | Tinggalkan komentar

Cinta Tak Selamanya

pantai kuta - bali

“Indahnya alam semesta
Hingga terasa di hati
Yang hidup akan punah
Yang mula ada akhirnya

Oh indah ciptaanNya
Yang ada sementara
Semuanya akan sirna
Yang kekal hanyalah Allah Swt “

Petikan lirik syair raihan “Tak Selamanya” diatas betapa memanglah benar adanya, bahwa kita semua yang merasakan hidup, kelak ada saatnya untuk tiada (sementara). Teramat indah ciptaan-Nya dalam alam semesta ini membuktikan kebesaranNya bahwa tak ada satu pun zat yang mampu menandingi. Saya jadi teringat dengan salah satu hadits Nabi Muhammad, yang kurang lebih berbunyi, “Seseorang akan senantiasa bersama dengan siapa yang dicintainya”.

Menarik bukan, dari untaian hadits tersebut :-), yang seolah mengajak otak kita berfikir sekaligus bertanya-tanya, bagaimana jika sesuatu yang kita cintai akan punah, yang mana kepunahannya itu tidak kita ketahui kapan datangnya. Betapa kita mencintai orang-orang yang kita cintai, namun harus kita sadari orang tersebut kelak suatu saat akan meninggalkan kita, dan juga Baca lebih lanjut

Categories: catatan lepas septian, islam | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.