Lumpur Hati

Sekian lama hati tiada tersentuh oleh cahaya

Begitu gelap hampa menyeruak dalam kekosongan

Nafsu menyelusup hina memperbudak jiwa

Oh.. alangkah menyesalnya…

Ketika hati terlalu lama terbungkus lumpuran-lumpuran hitam

 

spr_23 (Citayam, 21 nov 2012)

Iklan
Categories: catatan sikap yang seharusnya | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

silakan tuliskan komentar pada kolom dibawah ini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: